/****** Contact Form ******/ div#ContactForm1 { display: none !important; }

Visi dan Misis Yesus datang ke Dunia


Dalam setiap perkara, haruslah kita percaya bahwa Tuhan memiliki tujuan yang baik dibaliknya. Baik itu suatu bencana, tragedi, suka cita, atau berkat, Tuhan mempunyai maksud yang baik dengan mengizinkan peristiwa-peristiwa itu terjadi dalam hidup kita. Begitu pula dengan kedetangan Yesus di muka bumi ini. Tuhan memiliki suatu tujuan dengan datang dalam rupa manusia. Ada misi-misi yang Dia bawa dari Surga untuk dilaksanakan di muka bumi ini, semua itu tentu untuk kebaikan kita sendiri dan kemuliaan-Nya. Apa saja misi Yesus ketika Dia datang ke bumi ini 2000 tahun yang lalu?
Maksud Krisus datang ke dunia yalah untuk menyelamatkan manusia (Lukas 19:10). Inilah tujuan misi-Nya di dunia. Yesus menganggap manusia yang hilang lebih berharga daripada segala kemuliaan surga.

 1.         Mengapa Yesus mendapat bagian dalam daging dan darah?
“Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut.” Ibrani 2:14.
Catatan: Penjelmaan adalah untuk maksud kematian. Kematian Kristus bukanlah hanya suatu peristiwa kehidupan kemanusiaan-Nya; itu adalah maksud yang utama. Ia menjadi manusia supaya Ia boleh mati sebagai manusia untuk manusia.

 2.         Apakah yang dihasilkan kematian-Nya?
“Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.” Matius 20:28.
Catatan: Kematian Yesus beberapa kali secara langsung disebutkan dalam Perjanjian Baru. Perjanjian Lama berisi banyak referensi nubuat untuk itu. Ini adalah jalan yang harus Ia tempuh untuk membinasakan Iblis.

 3.         Tentang apa yang dibicarakan Musa dan Elia dengan Kristus di atas gunung penjelmaan itu?
“Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia. Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem.” Lukas 9:30,31.

 4.         Menurut nubuatan tentang Mesias, mengapa Yesus harus menderita dan mati?
“Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh .” Yesaya 53:5. Baca Yesaya 53:8,11,12.
Catatan: Petrus mengatakan Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar (I Petrus 3:18). Dia “telah mati karena dosa-dosa kita” (I Korintus 15:3). Baca I Petus 2:24. Kematian Kristus adalah dilakukan untuk orang lain – Dia adalah benar dan layak hidup tetapi Dia mati menggantikan manusia yang tidak benar dan pantas mati.

 5.         Apa yang dilakukan kematian Kristus untuk manusia?
“Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di surga, sesudah Ia mengatakan pendamaian oleh darah salib Kristus.” Kolose 1:19,20.

6.         Mengapa Kristus sanggup memberikan pengampunan kepada orang-orang berdosa?
“Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.” I Petrus 1:18,19.
Catatan: Yesus menjadi persembahan yang bersalah untuk dosa dan itu berdasarkan kematian-Nya supaya pengampunan diberikan kepada orang-orang berdosa. Baca Ibrani 9:22 dan Yesaya 53:12. Oleh karena kematian Kristus Allah dapat menunjukkan kemurahan hati kepada seluruh dunia. “Yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan.” I Timotius 2:6. Harga tebusan telah dibayar. Semua manusia kemungkinan diampuni; manusia harus menerima ini dengan iman kemudian pengampunan yang dibeli adalah miliknya.

1. Penebusan
sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.” (Matius 20:28)
Bisa dibilang misi utama Yesus adalah untuk menebus manusia dari dosa-dosa kita. Mungkin yang sulit diterima adalah bagaimana mungkin Yesus yang adalah Raja di atas segala raja mau turun untuk melayani? Di sinilah kehebatan Yesus, Dia begitu rendah hati dan memimpin kita dengan memberikan contoh terlebih dahulu. Dia bukan Tuhan yang OMDO tetapi Dia adalah Tuhan yang menyatakan firman-Nya dengan tindakan yang nyata.

2. Menyatakan Tuhan
Tidak seorangpun yang pernah melihat Tuhan; tetapi Anak Tunggal Tuhan, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya. (Yohanes 1:18)
Tuhan tidak pernah terlihat oleh karena itu penting sekali bagi Tuhan untuk menyatakan diri-Nya dalam cara yang bisa kita mengerti dan caranya adalah dengan menjadi seorang manusia dan hidup di antara ciptaan-Nya. Oleh karena itu, Yesus Kristus disebut sebagai citra Tuhan yang tidak kelihatan. Di dalam Yesus Kristuslah kepenuhan Tuhan terlihat. Jika kita ingin mengenal Tuhan, maka kita harus mengenal Kristus. Semua perkataan, pikiran, dan perasaan Kristus adalah perkataan, pikiran, dan perasaan Tuhan. Inilah yang dimaksud Bapa yang dinyatakan oleh Anak.

3. Memanggil Orang Berdosa
Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.” (Matius 9:13)
Yesus datang untuk memanggil orang berdosa dan kita tahu bahwa semua orang di dunia adalah orang berdosa. Dengan kata lain, Dia datang untuk memanggil semua orang di dunia untuk bertobat. Semua ini Dia lakukan atas dasar belas kasihan-Nya kepada kita manusia berdosa yang telah sesat yang butuh pertolongan dari Yang Maha Kuasa.

4. Memberitakan Injil
Jawab-Nya: “Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang.” (Markus 1:38)
Sampai sekarang pun Yesus masih memberitakan Injil lewat murid-murid-Nya di masa kini dan para malaikat-Nya. Banyak kesaksian tentang orang yang sebelumnya tidak mengenal Yesus sama sekali tetapi menjadi mengenal Yesus lewat mimpi, visi, suara, dsb. Yesus terus bekerja sampai sekarang. Dia rindu sebanyak orang mendengar Injil dan menerima-Nya sehingga mereka boleh selamat.

5. Membawa Pedang & Pemisahaan
“Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya. (Matius 10:34-36)
Tentu, pedang yang dimaksudkan pedang di sini bukanlah secara harafiah karena secara harafiah, tidak pernah sekalipun Yesus memegang pedang. Pedang yang dimaksud di sini adalah Firman Tuhan yaitu Kebenaran (Ibrani 4:12). Tidak bisa dipungkiri kebenaran akan membawa pemisahaan, yaitu antara mereka yang mau menerima-Nya atau menolak-Nya. Begitu banyak orang yang diusir atau dimusuhi bahkan dibunuh oleh anggota keluarganya sendiri hanya karena ia murtad dan memilih untuk mengikut Yesus. Inilah pemisahaan yang dimaksudkan Yesus.

6. Menyatakan Kebenaran
Kata Yesus: “Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta.” (Yohanes 9:39)
Ada dua tugas utama seorang hakim, yang pertama adalah untuk memutuskan suatu perkara dan yang kedua adalah untuk memutuskan/menjatuhkan hukuman. Yesus datang ke dunia ini untuk memutuskan perkara yaitu menyatakan mana yang benar dan mana yang salah sehingga mereka yang yang mau menerima keputusan Yesus termasuk orang-orang yang melihat kebenaran sementara mereka yang menolak keputusan Yesus adalah orang-orang yang menutup mata mereka akan kebenaran dan terhitung buta.

7. Bukan untuk Menghukum
Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. (Yohanes 12:47)
Kedatangan Yesus pertama kali ke muka bumi ini bukan untuk menjatuhkan hukuman bagi orang berdosa melainkan untuk memanggil dan menyelamatkan mereka (lihat misi 1 &3). Ini terlihat jelas dari kisah seorang wanita yang tertangkap berzinah dan hendak dihukum rajam namun Yesus menyelamatkan wanita itu dari hukuman dan mengampuni dosanya (Yohanes 8:1-11). Namun, Yesus juga berfirman, “Jangan berbuat dosa lagi.”

8. Memberi Hidup Dengan Kelimpahan
Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Yohanes 10:10)
Hidup yang dijanjikan Yesus bukanlah hidup secara materia yang berlimpah, walaupun bisa saja Tuhan ijinkan itu kepada murid-Nya, namun yang terutama adalah kehidupan rohani, kehidupan kekal. Hanya di dalam Yesus saja, hasrat kita terdalam itu terpuaskan. Hanya dalam Yesus saja, hidup sungguh-sungguh hidup. Di luar Yesus, semua hanyalah kesemuan dan sementara. Kehidupan di dalam Yesus tidak hanya berlangsung di muka bumi ini tetapi akan berlanjut kepada keabadian.

9. Menegakkan Kerajaan-Nya
Maka kata Pilatus kepada-Nya: “Jadi Engkau adalah raja?” Jawab Yesus: “Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.” (Yohanes 18:37)
Yesus tidak pernah membawa suatu agama apapun! Dia datang bukan untuk menyebarkan suatu agama. Dia datang untuk menyatakan diri-Nya sebagai Raja. Dia datang untuk menegakkan kerajaan-Nya di muka bumi ini. Mengikut Yesus bukanlah mengikut agama, mengikut Yesus berarti masuk ke dalam kerajaan-Nya dan hidup sesuai dengan aturan dalam kerajaan-Nya.
Tentu sekarang pertanyaannya adalah bagaimanakah tanggapan kita? Bagi yang belum percaya, maukah kalian percaya akan Yesus yang datang untuk menyelamatkan kalian? Bagi yang sudah percaya, apa tujuan kalian setelah kalian diselamatkan? Tahukah kalian bahwa tujuan Yesus ke dunia ini menjadi tujuan kita juga selama di dunia ini? Coba tilik lagi prioritasmu, apakah tujuanmu sudah sama dengan tujuan Yesus?

KESIMPULAN
             Kristus datang ke dunia dan mengalami maut bagi semua manusia (Ibrani 2:9). Karena Kristus datang dan mati, Allah dapat memberikan keselamatan kepada manusia. Dia mati untuk orang-orang tidak benar (I Petrus 3:18). Dia mati untuk orang-orang berdosa (Roma 5:8). Dia mati untuk orang-orang durhaka (Roma 5:6). “Dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku. Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati.” Yohanes 12:32,33. Kemarin Kristus adalah maknit surga yang besar untuk menarik semua orang kepada-Nya.


x

0 Response to "Visi dan Misis Yesus datang ke Dunia"

Posting Komentar